Showing posts with label TEKNO. Show all posts
Showing posts with label TEKNO. Show all posts

Friday, January 24, 2014

Membuat Dan Mensimulasi Rangkaian Dalam Multisim

Software multisim
Multisim merupakan seperangkat software aplikasi yang memiliki fungsi untuk melakukan mensimulasikan perilaku rangkaian elektronika dalam bentuk analog maupun digital. Software Multisim ini dikembangkan oleh Perusahaan National Instrument yang bergerak dalam bidang produksi komponen-komponen elektronika. 

Multisim sendiri merupakan pengembangan dari software simulasi rangkaian elektronika yang sebelumnya terkenal dengan nama Electronics Workbench. melalui software Multisim ini, kamu dapat memodelkan sifat selain itu Kemampuan yang disediakan Multisim yakni dapat memodelkan berbagai rancangan rangkaian, menguji suatu rangkaian dengan berbagai kemungkinan komponen, memeriksa sifat dari keseluruhan rangkaian dengan melakukan analisa AC / DC atau transient. Untuk mencoba membuat rangkaian sederhana kamu bisa mengikuti langkah dibawah ini.


Langkah Membuat Rangkaian Digital Sederhana


  • Buatlah rangkaian
  • etelah login ke komputer, dari “start” à “program” à “multisim7”. Bagian tengah dari layar adalah tempat gambar rancangan untuk rangkaian. Kita dapat menemukan banyak jenis-jenis elemen pada bar sisi kiri, seperti sumber tegangan, resistor, dioda, gerbang logika, IC dst. Pada bar sisi kanan terdapat fungsi-fungsi generator, osiloskop, alat penganalisa distorsi dan perlengkapan-perlengkapan lainnya.
  • Komponen yang kita butuhkan antara lain : DC_Power, Resistor, Switch, IC 4011, Ground dan LED.
  • Klik di menu bar “Place” kemudian pilih “Component” sehingga muncul “Select a Component”. Pada daerah “Database”, pilih “Multisim Master” yang mana terdapat komponen-komponen yang kita butuhkan dalam membuat dan menjalankan simulasi rangkaian.
  • Pada daerah ”Group” pilih ”Source”, daerah ”Family” pilih ”POWER_SOURCES”, daerah ”Component” pilih ”DC_POWER”.
  • Ulangi langkah 4, pada daerah ”Group” pilih ”Basic”, daerah ”Family” pilih ”SWITCH”, daerah ”Component” pilih ”SPST”.
  • Ulangi langkah 4, pada daerah ”Group” pilih ”Basic”, daerah ”Family” pilih ”RESISTOR”, daerah ”Component” pilih ”10kOhm_5%”.
  • Ulangi langkah 4, pada daerah ”Group” pilih ”Sources”, daerah ”Family” pilih ”POWER_SOURCE”, daerah ”Component” pilih ”GROUND”.
  • Ulangi langkah 4, pada daerah ”Group” pilih ”CMOS”, daerah ”Family” pilih ”CMOS_5V”, daerah ”Component” pilih ”4011BD_5V”.
  • Ulangi langkah 4, pada daerah ”Group” pilih ”DIODES”, daerah ”Family” pilih ”LED”, daerah ”Component” pilih ”LED_blue”.
  • Tambahkan komponen-komponen yang lain sebanyak yang dibutuhkan dengan cara sesuai langkah-langkah sebelumnya
  • Kita dapat memindahkan komponen-komponen dan meletakkannya dimana saja. Lebih lagi, kita bisa mengubah parameter komponen dengan meng-klik dua kali, atau memutar komponen dengan mengklik kanan komponen tersebut kemudian pilih 90 clockwise untuk memutar 90 derajat searah jarum jam.
  • Hubungkan komponen-komponen hingga terbentuk rangkaian seperti pada gambar 4. Anda tinggal mengklik tiap ujung komponen kemudian tarik dan hubungkan ke komponen lainnya. Kemudian ganti parameternya mengklik dua kali pada komponen, sesuaikan seperti gambar 4.
  • Jalankan simulasi dengan mengklik icon .
  • Atur switch sebagai masukkan kemudian lihat hasilnya pada LED. Untuk memutar komponen, klik kanan pada komponen lalu pilih 90 Clockwise.
  • Pada deret menu File klik Simulate lalu pilih Instruments dan pilih Textronix Osilloscope, untuk menambahkan Osilloscope pada workspace.
  • Setelah semua komponen ditempatkan, hubungkan setiap komponen sesuai gambar rangkaian, dengan cara klik dan drag antar ujung komponen yang ingin disambungkan. Berikut gambar rangkaian setelah dihubungkan. 
  • Doublle klik pada komponen AC_POWER, rubah Voltage (RMS) : 220 V, dan Frequency (F) : 50 Hz.
  • Rangkaian siap untuk disimulasikan. 
  • Tekan F5 pada keyboard, Lalu double klik pada komponen Textronix Osilloscope. Klik power pada pojok kiri bawah.
  • Sinyal sudah terlihat, dan klik auto set untuk merapikan tampilan. Atur posisi sinyal pada layar, dan set VOLTS\DIV hingga sesuai.
  • Berikut hasil simulasi rangkaian dengan oscilloscope, sinyal kuning sebagai masukan dan biru muda sebagai keluaran.

Pengenalan icon dasar multisim
tampilan memilih komponen


penggunaan parameter ukur dalam multisim





Wednesday, January 22, 2014

Aplikasi Multisim Untuk Bidang Elektronika

Multisim untuk bidang elektronika
Untuk bidang elektro telah dikembangkan program-program yang mampu mengontrol kerja mesin atau alat secara otomatis, melakukan simulasi input-output suatu desain rangkaian elektro, membantu pendesainan rangkaian listrik secara efisien, dll.

Mutlisim 7 atau Electronic WorkBench biasa disingkat EWB merupakan sebuah program paket simulasi untuk rangkaian elektronik. Program ini dapat digunakan untuk merancang dan menganalisa rangkaian tanpa menggunakan breadboard, komponen nyata atau instrumentasi asli. 
Multisim
Mutlisim 7 adalah operasi klik dan drag yang membuat mengeditan sebuah rangkaian mudah dan cepat. Anda dapat mengubah parameter dan komponen rangkaian dengan mudah serta menganalisanya dengan cepat. Program ini penuh dengan skematik yang terintegrasi, simulasi dan logika pemograman maka anda dapat merancang dengan penuh keyakinan bahwa anda bebas dari segala masalah yang akan datang ketika bertukar data antar aplikasi dari produk software yang berbeda.

Multisim 7 mendukung setiap langkah-langkah proses perancangan sirkuit yang biasanya meliputi :
  1. Memasukkan rancangan (menggunakan capture skematik) ke dalam tool program.
  2. Meng-verifikasi kejadian-kejadian yang diharapkan dari rangkaian yang dirancang. Langkah ini dilakukan dengan menjalankan simulasi.
  3. Memodifikasi rangkaian yang telah dirancang jika tidak sesuai dengan yang diharapkan.
  4. Mengambil langkah selanjutnya dari implementasi rangkaian ini seperti membuat layout PCB.
Untuk memastikan suatu rangkaian elektronik dapat digunakan sesuai dengan harapan/perhitungan secara teori, kita dapat mensimulasikan rangkaian elektronik tersebut dengan bantuan software komputer, sebelum kita mengimplementasikan. Untuk itu disini saya akan memaparkan bagaimana cara mensimulasikan rangkaian elektronik dengan menggunakan software computer, yang disini saya pakai ialah National Instrument-Multisim versi 12.0. untuk menjalankan Multisim kamu dapat melihat artikel terkait membuat dan mensimulasi rangkaian dalam Multisim

Monday, January 20, 2014

Prinsip Kerja Optocoupler


Optocoupler
Jika antara phototransistor dan LED terhalang maka phototransistor tersebut akan off sehingga output dari kolektor akan berlogika high. Sebaliknya jika antara phototransistor dan LED tidak terhalang maka phototransistor dan LED tidak terhalang maka phototransistor tersebut akan on sehingga output-nya akan berlogika low.
Biasanya dipasaran optocoupler tersedia dengan tipe 4N25 / 4N35 ini mempunyai tegangan isolasi 7500 volt dengan kemampuan maksimal LED dialiri arus forward sebesar 3A. Optocoupler merupakan piranti elektronika yang berfungsi sebagai pemisah antara rangkaian power dengan rangkaian control dan merupakan salah satu jenis komponen yang memanfaatkan sinar sebagai pemicu on/off-nya. Opto berarti optic dan coupler berarti pemicu. Sehingga bisa diartikan bahwa optocoupler merupakan suatu komponen yang bekerja berdasarkan picu cahaya optic opto-coupler termasuk dalam sensor, dimana terdiri dari dua bagian yaitu transmitter dan receiver, untuk lebih memahami kamu dapat melihat artikel terkait pengertian dan penjelasan optocoupler.

Komponen Optocoupler terdiri dari pemancar cahaya yang digandengkan secara optik dengan transistor foto detektor melalui media yang isolator. Pemancar cahaya dapat berupa lampu pijar, neon atau LED. Media isolator dapat berupa udara, gelas, plastik atau fiber. Foto detektor dapat berupa foto konduktor, foto dioda, foto transistor atau rangkaian foto dioda/ amplifier. Pengaturan pemancaran cahaya dan foto detektor memungkinkan pemindahan informasi dari suatu rangkaian yang mengandung foto detektor.

Karena informasi yang dilewatkan secara optik melintasi celah osilator, maka perpindahan informasi dalam satu arah. Sehingga foto detektor tidak dapat mempengaruhi rangkaian input. Hal ini penting karena pemancar cahaya mungkin dikendalikan oleh rangkaian bertegangan rendah yang menggunakan gate logika sedangkan output foto detektor dapat berupa bagian dari tegangan tinggi DC atau bahkan rangkaian beban AC. Isolasi optik mencegah interaksi atau kerusakan terhadap rangkaian input yang disebabkan oleh pembebanan yang relatif tinggi terhadap rangkaian optik.        

Kemasan optocoupler yang paling umum berbentuk 6 pin atau kemasan dual in line. Pada kofigurasi ini pin 1 dan 2 pada umumnya dihubungkan ke pemancar cahaya sedangkan pin 4, 5 dan 6 dihubungkan ke foto detektor seperti yang ditunjukkan pada gambar 2.2.

Beberapa keuntungan dari optocoupler adalah sebagai berikut:

  1. Kecepatan operasi lebih tinggi.
  2. Tidak ada bounce (lambungan).
  3. Ukuran kecil.
  4. Tidak mudah terpengaruh oleh getaran dan goncangan.
  5. Tidak ada bagian yang ditempelkan (sudah berbentuk IC).
  6. Kompatibel dengan banyak rangkaian logika dan mikroprosesor.
  7. Respon frekuensi sampai dengan 100 KHz.
Optocoupler merupakan gabungan dari LED infra merah dengan fototransistor yang terbungkus menjadi satu chips. Cahaya infra merah termasuk dalam gelombang elektromagnetik yang tidak tampak oleh mata telanjang. Sinar ini tidak tampak oleh mata karena mempunyai panjang gelombang berkas cahaya yang terlalu panjang bagi tanggapan mata manusia. Sinar infra merah mempunyai daerah frekuensi 1 x 1012 Hz sampai dengan 1 x 1014 GHz atau daerah frekuensi dengan panjang gelombang 1µm – 1mm.
LED infra merah ini merupakan komponen elektronika yang memancarkan cahaya infra merah dengan konsumsi daya sangat kecil. Jika diberi prasikap maju, LED infra merah yang terdapat pada optocoupler akan mengeluarkan panjang gelombang sekitar 0,9 mikrometer.

Fototransistor
Proses terjadinya pancaran cahaya pada LED infra merah dalam optocoupleradalah sebagai berikut. Saat dioda menghantarkan arus, elektron lepas dari ikatannya karena memerlukan tenaga dari catu daya listrik. Setelah elektron lepas, banyak elektron yang bergabung dengan lubang yang ada di sekitarnya (memasuki lubang lain yang kosong). Pada saat masuk lubang yang lain, elektron melepaskan tenaga yang akan diradiasikan dalam bentuk cahaya, sehingga dioda akan menyala atau memancarkan cahaya pada saat dilewati arus. Cahaya infra merah yang terdapat pada optocoupler tidak perlu lensa untuk memfokuskan cahaya karena dalam satu chip mempunyai jarak yang dekat dengan penerimanya. Pada optocoupler yang bertugas sebagai penerima cahaya infra merah adalah fototransistor. Fototransistor merupakan komponen elektronika yang berfungsi sebagai detektor cahaya infra merah. Detektor cahaya ini mengubah efek cahaya menjadi sinyal listrik, oleh sebab itu fototransistor termasuk dalam golongan detektor optik.

Fototransistor memiliki sambungan kolektor–basis yang besar dengan cahaya infra merah, karena cahaya ini dapat membangkitkan pasangan lubang elektron. Dengan diberi prasikap maju, cahaya yang masuk akan menimbulkan arus pada kolektor.

Fototransistor memiliki bahan utama yaitu germanium atau silikon yang sama dengan bahan pembuat transistor. Tipe fototransistor juga sama dengan transistor pada umumnya yaitu PNP dan NPN. Perbedaan transistor dengan fototransistor hanya terletak pada rumahnya yang memungkinkan cahaya infra merah mengaktifkan daerah basis, sedangkan transistor biasa ditempatkan pada rumah logam yang tertutup.


Konstruksi Dan VHDL Disintesis Template


VHDL sintesis template
VHDL sering digunakan untuk dua tujuan yang berbeda: simulasi desain elektronik dan sintesis dari desain tersebut. Sintesis adalah proses di mana sebuah VHDL disusun dan dipetakan ke dalam sebuah teknologi penerapan seperti FPGA atau ASIC. Banyak vendor FPGA memiliki gratis (atau murah) alat untuk mensintesis VHDL untuk digunakan dengan chip mereka, di mana alat ASIC seringkali sangat mahal.

Tidak semua konstruksi dalam VHDL cocok untuk sintesis. Sebagai contoh, sebagian besar konstruksi yang menangani secara eksplisit dengan waktu seperti menunggu selama 10 ns, tidak disintesis meskipun berlaku untuk simulasi. Sementara alat sintesis yang berbeda memiliki kemampuan yang berbeda, ada subset disintesis umum VHDL yang mendefinisikan bahasa apa konstruksi dan idiom peta ke dalam perangkat keras umum bagi banyak alat sintesis. 1.076,6 IEEE mendefinisikan subset dari bahasa yang dianggap sebagai subset sintesis resmi. Hal ini umumnya dianggap sebagai "praktek terbaik" untuk menulis kode yang sangat idiomatic untuk sintesis sebagai hasil dapat benar atau suboptimal untuk non-standar konstruksi.

Template MUX
The multiplexer , atau 'MUX' seperti yang biasa disebut, adalah konstruksi sederhana yang sangat umum dalam desain hardware. Contoh di bawah ini menunjukkan sederhana dua banding satu MUX, dengan input A dan B, pemilih S dan output X. Perhatikan bahwa ada banyak cara lain untuk mengekspresikan MUX sama dalam VHDL.

X <= A bila S = '1' lain B;
Template latch


Sebuah latch transparan pada dasarnya adalah satu bit memori yang diperbarui bila memungkinkan sinyal yang dibangkitkan. Sekali lagi, ada banyak cara lain ini dapat dinyatakan dalam VHDL.

Latch Template 1:

Q <= D bila Enable = '1' lain Q;



Kait Template 2:

proses (D, Aktifkan)

mulai

jika Enable = '1' maka

Q <= D;

berakhir jika;

proses akhir;

D-type flip-flop

D-type flip-flop sampel sinyal masuk pada naik (atau turun) tepi jam. Contoh ini memiliki asynchronous, ulang aktif-tinggi, dan sampel di sisi kenaikan jam.

DFF: proses (RST, CLK)

mulai

jika RST = '1' maka

Q <= '0';

elsif rising_edge (CLK) kemudian

Q <= D;

berakhir jika;

proses akhir DFF;

Cara lain yang umum untuk menulis perilaku tepi-dipicu dalam VHDL adalah dengan 'acara' atribut sinyal. Sebuah tanda kutip tunggal harus ditulis antara nama sinyal dan nama atribut.

DFF: proses (RST, CLK)

mulai

jika RST = '1' maka

Q <= '0';

'acara dan CLK =' elsif CLK 1 'maka

Q <= D;

berakhir jika;

proses akhir DFF;


Contoh berikut adalah up-counter dengan reset asynchronous, beban paralel dan lebar dikonfigurasi. Ini menunjukkan penggunaan unsigned 'tipe, tipe konversi antara' unsigned 'dan' std_logic_vector 'dan generik VHDL. Para generik sangat dekat dengan argumen atau template dalam bahasa pemrograman tradisional lainnya seperti C + +.

library IEEE;

menggunakan IEEE std_logic_1164 semua..;

menggunakan IEEE numeric_std semua, -.. untuk tipe unsigned

COUNTER entitas

generik (

LEBAR: di alam: = 32);

port (

RST: di std_logic;

CLK: di std_logic;

LOAD: di std_logic;

DATA: di std_logic_vector (LEBAR - 1 downto 0);

Q: keluar std_logic_vector (LEBAR - 1 downto 0));

mengakhiri COUNTER entitas;

arsitektur RTL COUNTER adalah

sinyal CNT: unsigned (LEBAR - 1 downto 0);

mulai

proses (RST, CLK) adalah

mulai

jika RST = '1' maka

CNT <= (orang lain => '0');

elsif rising_edge (CLK) kemudian

jika LOAD = '1' maka

CNT <= unsigned (DATA); - jenis dikonversi menjadi unsigned

lain

CNT <= CNT + 1;

berakhir jika;

berakhir jika;

proses akhir;



Q <= std_logic_vector (CNT); - jenis diubah kembali ke std_logic_vector


akhir arsitektur RTL;

Counter lebih kompleks dapat menambahkan jika / kemudian / lain laporan dalam rising_edge (CLK) elsif untuk menambahkan fungsi-fungsi lain, seperti menghitung memungkinkan, berhenti atau berguling di beberapa nilai hitung, menghasilkan sinyal output seperti sinyal jumlah terminal, dll Perawatan harus diambil dengan pemesanan dan bersarang kontrol tersebut jika digunakan bersama-sama, untuk menghasilkan prioritas yang diinginkan dan meminimalkan jumlah tingkat logika diperlukan.


Kamu juga dapat melihat artikel terkait :

Penggambaran Sebuah Entity, Ports dan Generics

Entity, Ports dan Generics
Untuk menggambarkan keseluruhan sebuah entity, ports dan generics dapat digunakan secara bersama. Maka inilah sebuah contoh bentuk entity yang lengkap, mengacu dengan beberapa contoh sebelumnya :

entity test is

port (

in1, in2 : in bit;

out1 : out bit

);

generic (

gain : integer := 4;

time_delay : time := 10 ns

);

constant : rpullup : real := 1000.0;

end entity test;

Dalam VHDL, desain terdiri minimal dari suatu entitas yang menggambarkan antarmuka dan arsitektur yang berisi implementasi aktual. Selain itu, desain paling impor modul perpustakaan. Beberapa desain juga mengandung beberapa arsitektur dan konfigurasi.

Sederhana DAN gerbang dalam VHDL akan terlihat seperti

(Ini adalah komentar VHDL)

Impor std_logic dari perpustakaan IEEE

library IEEE;

menggunakan IEEE std_logic_1164 semua..;

Ini adalah entitas

ANDGATE entitas

port (

I1: di std_logic;

I2: di std_logic;

O: keluar std_logic);

end ANDGATE entitas;

Ini adalah arsitektur

arsitektur RTL ANDGATE adalah

mulai

<= I1 dan I2;

akhir arsitektur RTL;

(Perhatikan bahwa RTL singkatan Register tingkat transfer desain.) Sementara contoh di atas mungkin tampak verbose untuk pemula HDL, banyak bagian baik opsional atau perlu ditulis hanya sekali. Umumnya fungsi sederhana seperti ini merupakan bagian dari modul perilaku yang lebih besar, daripada memiliki modul terpisah untuk sesuatu yang begitu sederhana. Selain itu, penggunaan unsur-unsur seperti jenis std_logic mungkin pada awalnya tampak menjadi berlebihan. Satu dapat dengan mudah menggunakan jenis bit built-in dan menghindari impor

perpustakaan di awal. Namun, dengan menggunakan ini logika 9-nilai ( U, X, 0, 1, Z, W, H, L, - ) bukan bit sederhana (0,1) menawarkan simulasi yang sangat kuat dan alat debugging ke desainer yang saat ini tidak tidak ada dalam HDL lain.

Dalam contoh berikut, Anda akan melihat bahwa kode VHDL dapat ditulis dalam bentuk yang sangat kompak. Namun, desainer yang berpengalaman biasanya menghindari bentuk-bentuk kompak dan menggunakan gaya yang lebih verbose coding untuk memudahkan pembacaan dan rawatan. Keuntungan lain untuk pengkodean gaya verbose adalah jumlah yang lebih kecil dari sumber daya yang digunakan ketika pemrograman ke Logic Perangkat Programmable seperti CPLD


Kamu juga dapat melihat artikel terkait :

Menggabungkan Entity Dengan Menggunakan Ports

Entity dengan menggunakan ports
Berikut akan dibahas sebuah cara atau metode untuk menghubungkan entity secara bersama adalah menggunakan PORTS. Hal ini didefinisikan bahwa entity menggunakan metode sebagai berikut:

port (

…list of port declarations…

);

Deklrasi port ini mendefinisikan jenis dari koneksi dan arah yang sesuai. Misalnya, deklarasi port untuk sebuah input bit adalah 1, maka digambarkan sebagai berikut :

in1 : in bit;

Dan jika model tersebut memiliki 2 input (in1 dan in2) dan satu output (out1), maka deklarasi ports dapat digambarkan berikut:

port (

in1, in2 : in bit;

out1 : out bit

);


Dengan menngunakan ports maka titik koneksi diantara entities akan berlangsung dengan efektif dalam hal proses koneksi entities satu sama lain. Selain itu, dengan menggunakan ports akan menjadikan sinyal yang ada menjadi efektif serta cocok digunakan dalam model VHDL.

Jika sebuah contoh memiliki sebuah parameter, maka contoh tersebut dapat didefinisikan menggunakan generics. Deklarasi umum dari generics ditunjukan berikut:

generic (

…list of generic declarations…

);


Pada beberapa kasus dari generics, deklarasinya mirip dari sebuah constant dengan bentuk yang ditunjukkan sebagai berikut:

param1 : integer := 4;

Misalnya saja sebuah model yang memiliki 2 generics (gain(integer) dan time_delay(time)), keduanya dapat didefinisikan dalam sebuah entity sebagai berikut:

generic (

gain : integer := 4;

time_delay : time = 10 ns

);

Constants

Selain hal-hal yang disebutkan di atas, contoh spesifik constant dapat dideklarasikan menggunakan metode sebelumnya sebagai berikut:

constant : rpullup : real := 1000.0;
Berikut akan dibahas mengenai keseluruhan sebuah entity, ports dan generics dapat digunakan secara bersama.

Kamu juga dapat melihat artikel terkait :

Pengertian Entity pada VHDL


Entity pada VDHL
Pengertian Entity pada VHDL. Entity memberikan arti tentang bagaimana sebuah bagian rancangan dideskripsikan di VHDL dalam hubungannya dengan model VHDL lain dan juga memberikan nama untuk model tersebut. Di dalam entityjuga diperbolehkan untuk mendefinisikan beberapa parameter yang mengambil model menggunakan hierarki. Kerangka dasar untuk sebuah entity digambarkan sebagai berikut :

entity <name> is
….
entity <name>;


Misalkan sebuah entity diberi nama “test”, maka kerangka entity tersebut akan menjadi :

entity test is

end entity test;


atau

entity test is

end test;


Membuat entity yang memberikan gambaran port input dan output pada komponen yang akan kita buat. Misal kita akan membuat rangkaian/komponen yang kita beri nama “tutor_blog”, komponen ini menerima input yang bernama “input” yang berukuran 2 bit, kemudian “clock”, “reset”, dan “selector” yang semuanya 1 bit. Output pada komponen ini bernama “output” yang berukuran 8 bit. Gambar komponennya adalah beserta contoh penulisan ENTITY-nya sebagai berikut:

--deklarasi entity, port input dan output

ENTITY blog_tutor IS

PORT (

    --input

    input   : IN STD_LOGIC_VECTOR(1 DOWNTO 0); --2 bit

    clock   : IN STD_LOGIC;

    reset   : IN STD_LOGIC;

    selector: IN STD_LOGIC;

    --output

    output  : OUT STD_LOGIC_VECTOR(7 DOWNTO 0) --8 bit

);

END blog_tutor;


Penjelasan dari code di atas, kata “ENTITY” diikuti dengan nama komponen yang kita buat sekaligus nama file dot vhd yang kita buat, disini diberi nama “blog_tutor” kemudian diikuti kata “IS”. Kali ini tidak saya bahas mengenai “GENERIC”, jadi setelah kata “IS”, diikuti dengan kata “PORT” dan kurung buka, setelah itu baru kita tulis nama input dan output dari komponen yang kita buat. Tanda yang diawali dengan “- -” akan dianggap comment dan tidak akan berpengaruh apapun. Setelah itu kita tulis nama input dan output, pada code di atas ditulis nama input/output diikuti tanda titik dua (:), setelah itu kata “IN” atau “OUT”, kata “IN” jika merupakan input dan “OUT” jika merupakan output. Setelah kata “IN”/”OUT” dituliskan tipe data-nya di contoh di atas tipenya ada yang STD_LOGIC dan STD_LOGIC_VECTOR yaitu array dari STD_LOGIC, misal ukurannya 8 bit maka dituliskan (7 DOWNTO 0), misal 2 bit dituliskan (1 DOWNTO 0). Setelah itu ditutup dengan kurung tutup “)” dan tanda titik koma (;) lalu kata END nama_komponen. Perlu diingat bahwa nama port input/output atau signal/variabel tidak boleh sama dengan kata yang sudah terdapat pada VHDL misal IN, OUT, SELECT, IF, ELSE, ALL dsb. Selain STD_LOGIC, ada tipe yang lain yaitu integer, character dan real. Selanjutnya dapat melihat menggabungkan entity secara bersamaan dengan PORTS

Kamu juga dapat melihat artikel terkait :



Pengertian Dan Penjelasan Optocoupler


Optocoupler
Optocoupler merupakan piranti elektronika yang berfungsi sebagai pemisah antara rangkaian power dengan rangkaian control. Optocoupler merupakan salah satu jenis komponen yang memanfaatkan sinar sebagai pemicu on/off-nya. Opto berarti optic dan coupler berarti pemicu. Sehingga bisa diartikan bahwa optocoupler merupakan suatu komponen yang bekerja berdasarkan picu cahaya optic opto-coupler termasuk dalam sensor, dimana terdiri dari dua bagian yaitu transmitter dan receiver.

Optical Coupling of a Motor Control

Optocoupler dibentuk dari penggabungan sebuah sumber cahaya dengan fototransistor. Dioda cahaya sebagai sumber cahaya dipasang langsung dengan sumber tegangan. Keluaran dari sumber cahaya akan berbanding lurus dengan tegangan masukan pada dioda cahaya.

Optocoupler atau optoisolator merupakan paket elektronik murni, jalur cahaya didalamnya yakni infra merah tertutup dalam sebuah paket. Ini menyebabkan transfer energi listrik dalam satu arah, dari infra merah ke fotodetektor, sambil mempertahankan isolasi listrik. Fungsi optocoupler pada umumnya selain sebagai sensor (dengan kemasan tertentu) digunakan pula pada rangkaian listrik sebagai isolasi dari rangkaian kendali dan rangkaian tegangan tinggi (daya). 

Optocoupler atau optoisolator merupakan komponen elektronik yang banyak dipakai dewasa ini, terutama untuk mengatasi perpindahan informasi dari tegangan tinggi ke tegangan rendah, atau sebaliknya. Pada rangkaian optocoupler terjadi isolasi tegangan tinggi antara sinyal masukan dan keluaran.  Adapun Prinsip Kerja Optocoupler adalah sebagai berikut :
  • Optocoupler bekerja berdasarkan pancaran cahaya LED yang mengenai penerima peka cahaya, misalnya fotodioda dan fototransistor.
  • Sinyal dioda diberikan ke pena 1 – 2 dan sinyal keluaran diperoleh dari pena 4 – 5. Disini terjadi isolasi listrik antara masukan dan keluaran, karena informasi disampaikan melalui cahaya.
Optocoupler adalah suatu piranti yang terdiri dari 2 bagian yaitu transmitter dan receiver, yaitu antara bagian cahaya dengan bagian deteksi sumber cahaya terpisah. Biasanya optocoupler digunakan sebagai saklar elektrik, yang bekerja secara otomatis dan merupakan suatu komponen penghubung (coupling) yang bekerja berdasarkan picu cahaya optic. Optocoupler terdiri dari dua bagian yaitu :

Pada transmitter dibangun dari sebuah LED infra merah. Jika dibandingkan dengan menggunakan LED biasa, LED infra merah memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap sinyal tampak. Cahaya yang dipancarkan oleh LED infra merah tidak terlihat oleh mata telanjang.

Pada bagian receiver dibangun dengan dasar komponen phototransistor. Phototransistor merupakan suatu transistor yang peka terhadap tenaga cahaya. Suatu sumber cahaya menghasilkan energi panas, begitu pula dengan spektrum infra merah. Karena spekrum infra mempunyai efek panas yang lebih besar dari cahaya tampak, maka phototransistor lebih peka untuk menangkap radiasi dari sinar infra merah.

Ditinjau dari penggunaanya, fisik optocoupler dapat berbentuk bermacam-macam. Bila hanya digunakan untuk mengisolasi level tegangan atau data pada sisi transmitter dan sisi receiver, maka optocoupler ini biasanya dibuat dalam bentuk solid (tidak ada ruang antara LED dan phototransistor). Sehingga sinyal listrik yang ada pada input dan otput akan terisolasi. Dengan kata lain optocoupler ini digunakan sebagai optoisolator jenis IC.

Sejarah Penemuan Gelombang Elektromagnetik


Gelombang elektromagnetik
Apakah ada yang mengetahui Sejarah Penemuan Gelombang Elektromagnetik?
berikut admin berikan data mengenai sejarah Sejarah Penemuan Gelombang Elektromagnetik semoga dapat bermanfaat untuk menambah pengetahuan

MICHAEL FARADAY 1791-1867
Michael Faraday lahir pada tahun 1791 di Newington, Inggris. Di tahun 1831, Faraday menemukan bahwa bilamana magnit dilalui lewat sepotong kawat, arus akan mengalir di kawat sedangkan magnit bergerak. Keadaan ini disebut “pengaruh elektro magnetik,” dan penemuan ini disebut “Hukum Faraday” dan pada umumnya dianggap penemuan Faraday yang terpenting dan terbesar.

Michael Faraday
Hukum Faraday merupakan penemuan yang monumental, berdasarkan dua alasan berikut. Pertama, “Hukum Faraday” mempunyai arti penting yang mendasar dalam hubungan dengan pengertian teoritis tentang elektromagnetik.

Kedua, elektromagnetik dapat digunakan untuk menggerakkan secara terus-menerus arus aliran listrik seperti diperagakan sendiri oleh Faraday lewat pembuatan dinamo listrik pertama. Meski generator tenaga pembangkit listrik kita untuk mensuplai kota dan pabrik dewasa ini jauh lebih sempurna ketimbang apa yang diperbuat Faraday, tetapi kesemuanya berdasar pada prinsip serupa dengan pengaruh elektromagnetik.

 JAMES CLERK MAXWELL 1831-1879
Maxwell dilahirkan di Edinburgh, Skotlandia, tahun 1831. James Clark Maxwel juga merupakan ilmuan yang telah menelusuri keterkaitan antara gejala kelistrikan  dan kemagnetan dengan bertitik tolak pada dasarnya pengetahuan yang sudah ada pada saat itu yaitu:
  • Muatan listkik dapat menimbulkan medan listrik di sekitarnya besarnya kekuatan medan   listrik ini dapat diperlihatkan oleh hokum Coulomb.
  • Arus listrik atau mauatan listrik yang mengalir dapat menghasilkan medan magnet di sekitanya. Besarnya kekuatan medan listrik magnet diperlihatkan olrh hokum BiotSafart.
  • Perubahan medan magnet dapat menghasilkan medan listrik yang dapat dijelaskan oleh hukum Faraday
James Clerk Maxwell
Dasar teori dari perambatan gelombang elektromagnetik pertama kali dijelaskan pada 1873 oleh James Clerk Maxwell dalam papernya di Royal Society mengenai teori dinamika medan elektromagnetik (A dynamical theory of the electromagnetic field), berdasarkan hasil kerja penelitiannya antara 1861 dan 1865.

 HEINRICH RUDOLF HERTZ
Kebenaran Hipotesa Maxwell tentang adanya gelombang elektromagnetik pada akhirnya dibuktikan oleh “ Heinrich Rudolf Hertz” antara tahun 1886 dan 1888, pertama kali membuktikan teori Maxwell melalui eksperimen, memperagakan bahwa radiasi radio memiliki seluruh properti gelombang (sekarang disebut gelombang Hertzian), dan menemukan bahwa persamaan elektromagnetik dapat diformulasikan ke persamaan turunan partial disebut persamaan gelombang.
Heinrich Rudolf Hertz
Setiap muatan listrik yang memiliki percepatan memancarkan radiasi elektromagnetik. Waktu kawat (atau panghantar seperti antena) menghantarkan arus bolak-balik, radiasi elektromagnetik dirambatkan pada frekuensi yang sama dengan arus listrik. 


Pancaran Gelombang
Bergantung pada situasi, gelombang elektromagnetik dapat bersifat seperti gelombang atau seperti partikel. Sebagai gelombang, dicirikan oleh kecepatan (kecepatan cahaya), panjang gelombang, dan frekuensi. Kalau dipertimbangkan sebagai partikel, mereka diketahui sebagai foton, dan masing-masing mempunyai energi berhubungan dengan frekuensi gelombang ditunjukan oleh hubungan Planck
E = Hν
di mana E adalah energi foton, h ialah konstanta Planck — 6.626 × 10 −34 J·s — dan ν adalah frekuensi gelombang. 
 Kalian juga dapat melihat artikel mengenai :


komunikasi satelit


Model Satelit
Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Ada dua jenis satelit, yakni satelit alam dan satelit buatan. Satelit Alami adalah benda-benda luar angkasa bukan buatan manusia yang mengorbit sebuah planet atau benda lain yang lebih besar daripada dirinya, seperti misalnya, Bulan adalah satelit alami Bumi. Sebenarnya terminologi ini berlaku juga bagi planet yang mengelilingi sebuah bintang, atau bahkan sebuah bintang yang mengelilingi pusat galaksi, tetapi jarang digunakan. Bumi sendiri sebenarnya merupakan satelit alami Matahari.

Satelit Buatan adalah benda buatan manusia yang beredar mengelilingi benda lain, misalnya satelit Palapa yang mengelilingi Bumi. Satelit Komunikasi adalah sebuah satelit buatan yang ditempatkan di angkasa dengan tujuan telekomunikasi. Satelit komunikasi modern menggunakan orbitgeosynchronous, orbitMolniya atau orbit Bumi rendah.Untuk pelayanan tetap, satelit komunikasi menyediakan sebuah teknologi tambahan bagi kabel komunikasi kapal selam optik fiber. 

Untuk aplikasi bergerak, seperti komunikasi ke kapal laut dan pesawat terbang di mana aplikasi teknologi lain seperti kabel, tidak praktis atau tidak mungkin digunakan.Komunikasi Satelit adalah salah satu jenis mode penghubung dalam komunikasi melalui sebuah satelit, disini satelit berperan sebagai repeater dan penguat dalam jalannya komunikasi. Keunggulan dari jenis komunikasi ini sudah jelas, tidak terkendala jarak dan medan. Ingin seberapa jauh atau sulit medan jelas dapat di jangkau. 

Untuk kekurangan adalah delay time yang di hasilkan yang tentunya dalam waktu yang akan datang komunikasi ini akan semakin ditinggalkan, jika jenis-jenis mode penghubung komunikasi seperti FO,Kabel atau Radio Link sudah mencapai daerah tersebut. Untuk aplikasi Komunikasi Satelit dapat di gunakan di berbagai jenis seperti voice,data,video,dll.

Bagian penting dalam sistem komunikasi satelit yaitu :
·         Space segment (bagian yang berada di angkasa)
·          Ground segment (biasa disebut stasiun bumi).

Segmen Angkasa :
·         Struktur/Bus
·          Payload
·          Power Supply
·          Kontrol temperature
·          Kontrol Attitude dan Orbit
·          Sistem propulsi
·          Telemetri, tracking, dan Command (TT & C).
Segmen Bumi :
·          User terminal, SB Master dan jaringan.

Satelit sesungguhnya sama dalam bentuk dan ukuran dan memainkan beberapa peran tertentu. Sebagai misal dapat dilihat beberapa contoh berikut :

  • Satelit cuaca. Satelit ini membantu ahli meteorologi untuk meramalkan cuaca atau melihat apa yang terjadi pada suatu waktu. Satelit jenis ini diantaranya TIROS, COSMOS dan GOES. Mereka menyimpan kamera di dalam tubuhnya untuk dikirim ke bumi, baik melalui posisi geostasioner maupun kutub orbit.
  • Satelit komunikasi. Melayani transmisi telepon dan data. Satelit jenis ini misalnya Telstar dan Intelset. Komponen terpentingnya adalah transponder yakni sebuah radio yang menerima percakapan dalam satu frekuensi, kemudian memperkuatnya serta mentransmisikannya kembali ke bumi melalui frekuensi lain. Dalam sebuah satelit komunikasi, terdapat ratusan hingga ribuan transponder, dan biasanya satelit ini menggunakan geosynchronous.
  •  Satelit penyiaran. Ia menyairkan sinyal televisi dari satu titik ke titik lain (hamper mirip dengan satelit komunikasi).
  • Satelit sains. Mengemban bermacam tugas sains. Misal, Hubble Space Telescope yang merupakan satelit sains terkenal.
  •  Satelit navigasi. Ia membantu kapal laut dan pesawat terbang dan yang laing dikenal adalah satelit GPS NAVSTAR.
  • Satelit penyelamatan. Membantu menangkap sinyal radio yang meminta pertolongan.
  •  Satelit observasi bumi. Ia mengobservasi planet bumi tentang segala perubahan, misal cuaca, temperatur udara, wilayah hutan hingga lapisan es. LANDSAT merupakan satelit terkenal dari jenis ini
  •  Satelit militer. Mempunyai tugas atau misi rahasia, sehingga jenis informasinya pun berbeda. Fungsinya antara lain : merelai komunikasi terenskripsi, monitoring nuklir, mengobservasi pergerakan-pergerakan musuh, peringatan awal akan peluncuran rudak oleh musuh, radar imaging, fotografi. Walaupun terdapat perbedaan yang sangat signifikan dari satelit-satelit tersebut diatas, ada beberapa hal yang sama secara umum : Semuanya terdiri dari kerangka dan badan dari metal atau komposit, yang biasanya disebut ”bus”. Bus ini menjaga agar semua yang ada di dalamnya tetap utuh selama dalam peluncuran dan ketika berada di angkasa luar.
 Perlengkapan transmiter/receiver radio dan antena juga digunakan untuk membantu pengawas di bumi untuk mendapatkan informasi dari satelit dan memonitor kesehatannya. Banyak satelit dapat dikendalikan dari bumi dengan banyak cara, dari merubah orbit hingga memprogram ulang sistem komputer.

Ada juga perlengkapan sistem kendali letak (ACS, attitude control system), yang berfungsi untuk menjaga arah satelit. Sebagai contoh, Hubble Space Telescope memiliki sistem kendali yang dapat menjaga satelit pada posisi yang selalu sama tiap hari tiap jam pada satu waktu. Sistemnya dilengkapi dengan gyroscope, accelerometer, reaction wheel stabilization system, thrusters dan beberapa sensor yang memperhatikan bintang-bintang sebagai penentu posisi.


Komunikasi Radio

Konsep gelombang radio

Pengertian “Radio” menurut ensiklopedi Indonesia yaitu penyampaian informasi dengan pemanfaatan gelombang elektromagnetik bebas yang memiliki frequensi kurang dari 300 GHz (panjang gelombang lebih besar dari 1 mm). Menurut Versi Undang-undang Penyiaran no 32/2002 : kegiatan pemancarluasan siaran melalui sarana pemancaran dan/atau sarana transmisi di darat, di laut atau di antariksa dengan menggunakan spektrum frekuensi radio melalui udara, kabel, dan/atau media lainnya untuk dapat diterima secara serentak dan bersamaan oleh masyarakat dengan perangkat penerima siaran, yang dilakukan secara teratur dan berkesinambungan.

Radio adalah alat pengubah sinyal, dengan perangkat yang terdiri dari gelombang elektromagnetik dengan frekuensi dibawah kecepatan cahaya. Radiasi elektromagnetik ini dapat mengalir di udara bebas maupun dalam ruang hampa udara. Radio mempunyai perangkat yang dapat mengubah gelombang tadi menjadi suara maupun sinyal – sinyal lain yang membawa informasi.Radio merupakan salah satu media komunikasi dan informasi yang masih tetap ada dan bertahan di tengah perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang pesat. Keberadaan radio yang sudah bertahun – tahun juga berkembang seiring perkembangan zaman.

Sejarah asal mula radio
Asal mula adanya sebuah radio didasari noleh sebuah penemuan di bidang fisika. Michael Faraday, seorang ahli fisika Inggris telah mendapatkan temuan di bidang ilmu kelistrikan, antara lain induksi elektomagnet dan formulasi rumus-rumus fisika mengenai induksi listrik dan magnet.
James Clerk Maxwell
Pada tahun 1873, James Clerk Maxwell, seorang ahli Astronomi fisika Skotlandia mempunyai penemuan ilmiah tentang adanya gelombang elektromagnetik yang merambat pada percepatan cahaya. Pada 1878 David E. Hughes adalah orang pertama yang mengirimkan dan menerima gelombang radio ketika dia menemukan bahwa keseimbangan induksinya menyebabkan gangguan ke telepon buatannya. Dia mendemonstrasikan penemuannya kepada Royal Society pada 1880 tapi hal itu dikatakan hanya merupakan induksi.Antara 1886 dan 1888, Heinrich Rudolf Hertz, seorang ahli fisika Jerman pertama kali membuktikan teori Maxwell melalui eksperimen.
Karakteristik Gelombang Radio
Ia memperagakan bahwa radiasi radio memiliki seluruh properti gelombang (sekarang disebut gelombang Hertzian). Ia juga membuat gelombang radio dan berhasil memancarkan sampai jarak 200 meter. Dengan peralatan laboratorium yang sederhana, Hertz telah berhasil memformulasikan rumus penghitungan panjang gelombang dan menemukan bahwa persamaan elektromagnetik dapat diformulasikan ke persamaan turunan partial disebut persamaan gelombang.

Di dalam rumusnya Ia membuktikan bahwa gelombang radio tersebut dapat dipantulkan, direfraksi, dan dipolarisasikan seperti halnya dengan sinar cahaya. Dalam percobaannya, Hertz membuat suatu spark-gap transmitter, antena pengarah dan suatu rangkaian resonator untuk menangkap kembali gelombang radio yang dipancarkan tersebut. Penemuan fisika dasar ini pada gilirannya akan menjadi titik tolak pengembangan praktis di lapangan yang berupa radio komunikasi untuk tujuan penggunaannya dalam  meningkatkan kesejahteraan hidup manusia.
Guglielmo Marconi
Pada awal tahun 1890-an seorang Itali bernama Guglielmo Marconi mempelajari ilmu-ilmu dasar temuan para ilmuan tersebut dan berusaha mengembangkan dan menerapkannya sehingga dapat berguna secara langsung untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Dengan menciptakan inovasi-inovasi atas dasar peralatan yang diciptakan oleh Hertz, Marconi telah berhasil meningkatkan jarak pancaran gelombang elektromagnetik dan mengisinya dengan informasi. 

Sehingga peralatan transmitter dan receiver ciptaan Marconi tersebut mampu menransfer informasi dari satu tempat ke tempat lain tanpa kawat, inilah awal dari komunikasi radio.Selama ini Guglielmo Marconi dianggap sebagai penemu radio. Padahal sebenarnya banyak orang berperan dalam pengembangannya. Meski uji coba siaran radio pertama kali dilakukan tahun 1910, siaran radio sebenarnya di banyak negara baru dimulai pada tahun 1920.

Sejarah radio mengalami revolusi yang sangat panjang sehingga melibatkan banyak ilmuwan dalam proses penyempurnaan radio hingga saat ini. Berawal pada tahun 1893, Nikola Tesla mendemonstrasikan prinsip dasar cara kerja ‘wireless’ kemudian Temistocle Calzecchi-Onesti mengembangkan cara kerja tersebut dengan penerima gelombang magnetic dalam bentuk alat berupa tabung yang berisi elemen – elemen besi.

Tahap demi tahap eksperimen penyempurnaan penerjemah gelombang telah dilakukan hingga pada akhirnya Guglielmo Marconi dianugrahi penghargaaan hak cipta oleh negara inggris pada tahun 1896 dalam hal pengembangan teknologi signal transmitter.

Pada tahun 1897, dibukalah stasiun radio pertama di dunia yang bertempat di isle, Inggris. Awalnya jangkauan radio sangatlah terbatas, hanya 500 miles, namun pada tahun 1901 Marconi berhasil menyempurnakan kekuatan jangkauan gelombang radio hingga mencapai jarak 2000 miles, untuk itu ia pun mendapatkan banyak penghargaan atas penemuannya yang sangat membantu perkembangan komunikasi dunia.

Perkembangan Komunikasi radio
Sebelum adanya bahasa tulisan, orang-orang bernyanyi untuk menceritakan dan berbagi sesuatu. Setelah teknologi cetak mulai berkembang, nyanyian dan cerita itu mulai ditulis dengan notasi dan lambang-lambang maupun symbol. Pada akhirnya, Thomas Edison memperkenalkan the speaking phonograph pada tahun 1877. 
Model Radio Pertama kali
Dapat dikatakan bahwa inilah cikal bakal dimana Marconi pada tahun 1896 menciptakan radio transmitter dan mulai untuk membisniskan radio. Penemuan teknologi terbaru menjadikan radio mempunyai banyak kegunaan. Di tahun 1906, Lee De Forest menemukan “vacuum tube” yang berguna untuk transmisi radio dan menerima suara dan musik.

Karya cipta merconi ditransformasikan oleh Reginald Audbrey Fessenden dengan radio wireless (tanpa kabel). “Fessenden’s experiment in 1906 is considered the world’s first voice and music broarcast”. Tokoh lain adalah Lee Dee Forrest, dia menyebut dirinya sebagai bapak radio karena pada tahun 1907 ia menemukan alat audio untuk mendeteksi radio wireless. Selain itu ia menjadi seorang penemu. Ia yang pertama kali memperkenalkan Broadcast (siaran radio). 
Enrico Caruso
Pada tahun 1910 ia menyiarkan lagi Enrico Caruso di Metropolitan Opera Hause. Dan itulah yang menjadi pondasi dari penyiaran radio modern. Tahun 1912 David Sarnoff menyiarkan berita dari Nantucket Island, Massacussets bahwa ia telah menerima panggilan darurat dari kapal titanic. Empat tahun kemudian ketika ia bekerja di Marconi Company di New York, dia menulis catatan kecil tentang prediksi radio masa depan meskipun pada tahun 1916 prediksinya selalu ditolak. 

Isi dari catatan kecil tersebut adalah perubahan bentuk radio menjadi “radio music box”. Tapi akhirnya, ia menjabat menjadi menejer pemasaran dari RCA, Sarnoff dapat melihat bahwa prediksi itu menjadi nyata.

Awalnya perusahaan radio tidak memberikan royalty kepada Composers, Authors, and Publishers (ASCAP) jika lagu mereka disiarkan. Karena perusahaan fakir, ASCAP sudah mendapatkan ketenarannya. Pada tahun 1923 ASCAP menuntut royalty dari pihak radio jika lagu mereka disiarkan. Mereka harus membayar 250 dolar selama satu tahun. Radio tidak akan hidup jika musik tak ada, maka pemilik stasiun radio itupun menyetujui untuk membayar radio tersebut.Dari pengaruh tuntutan ASCAP stasiun radio membutuhkan cara untuk mendapatkan sponsor guna membayar royalty ASCAP .

Tahun 1922 adalah tahun pertama kali iklan masuk dalam radio untuk mempromosikan produk – produk. Pengguna jasa iklan pertama kali adalah Queensboro Coorp untuk mempromosikan penjualan apartemennya pada pukul lima sore, 28 Agustus 1922 dengan biaya 100 dolar  untuk sepuluh menit.
Berikut alur sejarah perkembangan radio dari masa ke masa. 
  1. 1877, Thomas Edison memperkenalkan phonograph, yang kegunaan utamanya saat itu adalah  menjadi alat hiburan musik.
  2. 1882, Emile Berliner menciotakan gramophone, yang menggunakan piring hitam yang dikenal sebagai 78 rpm “records”.
  3. 1896, Guglielmo Marconi mengembangkan pemancar radio, dan mulai masuk ke dalam bisnis radio.
  4. 1906, De Forest menciptakan vacuum tube, yaitu alat yang berfungsi memperbesar sinyal dengan mengontrol aliran dari arus listrik yang terdapat dalam sebuah tabung gelas.
  5. 1920, Frank Conrad memulai KDKA di Pittsburgh.
  6. 1926, RCA memulai NBC Radio Networks; dan semakin memungkinkan para pemasang iklan untuk memiliki akses langsung ke perumahan. Hal ini membuat kesempatan lebih besar bagi iklan untuk tersebar di targetnya, dalam privasi rumah mereka sendiri.
  7.  1927, Federal Radio Commission dibentuk.
  8. 1930 dan 1940-an, radio menjadi kekuatan politik dan budaya.
  9.  1934, Federal Communications Commision mulai terbentuk.
  10. 1949, era DJ pada radio dimulai.
  11. 1970, stasiun FM meningkat, menjadi stereo, dan memiliki semakin banyak segmentasi bagi para pendengar yang bermacam-macam.
  12. 1982, format rekaman dalam bentuk CD mulai diperkenalkan.
  13. 2002, radio di internet setuju untuk membayar proporsi dari keuntungan, baik kepada musisi maupun labelnya, atas penggunaan hak milik music.


Penjelasan Mengenai Pemrograman VHDL


Program VHDL
Pasti untuk para programer atau mahasiswa elektro dan informatika sudah tidak asing dengan VHDL (Very high speed integrated Hardware Description Language) adalah sebuah bahasa pemrograman VHSIC (Very High Speed Integrated Circuit)  yang dikembangkan oleh IEEE (Institute of Electrical and Electronic Engineering).

bahasa pemrograman ini adalah bahasa yang digunakan untuk menggambarkan/ menjelaskan/ memodelkan (mensimulasikan dan menerjemahkan) perilaku dari dari suatu desain rangkaian digital agar menemukan bentuk yang sesuai(yang diinginkan) untuk diimplementasi pada hardware pada kehidupan nyata. Cara memahaminya nggak jauh beda dengan C++ atau Pascal, namun tidak seperti C++ yang sensitif dengan huruf besar dan kecil, bahasa VHDL tidak terlalu mempermasalahkannya.

VHDL adalah singkatan yang dipersingkat karena aslinya adalah VHSIC HDL. Program VHIC (Very Highspeed Integrated Circuit) dikembangkan akhir tahun 1970-an sampai awal 1980-an, berdasarkan sumber dari Universitas Waterloo :

Alat yang sudah ada (pada waktu itu tahun 1980, yaitu Ada programming language) sudah tidak sanggup untuk membuat desain hardware yang lebih kompleks sehingga akhirnya dibuatlah penggantinya dengan nama VHDL.

Inilah evolusi berdasarkan sumber dari Universitas Waterloo

1981, VHDL diusulkan sebagai bahasa deskripsi hardware

1986, VHDL diusulkan sebagai standar IEEE

1987, Standar pertama VHDL (IEEE-1076-1987)

1993, Standar VHDL direvisi (IEEE-1076-1993)

2002, Standar VHDL sekarang (IEEE-1076-2002), dan

Sekarang digunakan dengan luas oleh kalangan industri dan akademi, dengan penambahan IEEE-1164-1993 untuk mengenalkan nilai sistem logika IEEE adalah singkatan dari Institut of Electrical and Electronics Engineers, Institut inilah yang melakukan standarisasi VHDL.

PENGERTIAN-PENGERTIAN PENTING dalam VHDL

Simulation/simulasi

Synthesis/sintesa

FPGAs(Field-Programmable Gate Arrays)

ASICs(Aplication-Specific Integrated Circuits)

VHDL biasanya digunakan untuk menulis model teks yang menggambarkan rangkaian logika. Seperti model diproses oleh program sintesis, hanya jika itu adalah bagian dari desain logika. Sebuah program simulasi digunakan untuk menguji desain logika dengan menggunakan model simulasi untuk mewakili sirkuit logika yang antarmuka ke desain. Koleksi model simulasi ini biasanya disebut testbench.

VHDL memiliki konstruksi untuk menangani paralelisme yang melekat dalam desain perangkat keras, tetapi konstruksi (proses) berbeda dalam sintaks dari paralel konstruksi di Ada (tugas). Seperti Ada, VHDL sangat diketik dan tidak peka . Dalam rangka untuk secara langsung merupakan usaha yang umum di hardware, ada banyak fitur dari VHDL yang tidak ditemukan di Ada, seperti set diperpanjang operator Boolean termasuk nand dan juga. VHDL juga memungkinkan array untuk diindeks di ascending atau descending arah, kedua konvensi digunakan dalam perangkat keras, sedangkan di Ada dan bahasa pemrograman yang paling hanya mengindeks ascending tersedia.

VHDL memiliki file input dan kemampuan output, dan dapat digunakan sebagai bahasa untuk keperluan umum untuk pengolahan teks, tetapi file yang lebih sering digunakan oleh testbench simulasi untuk data stimulus atau verifikasi. Ada beberapa compiler VHDL yang membangun binari executable. Dalam kasus ini, ada kemungkinan untuk menggunakan VHDL untuk menulis testbench untuk memverifikasi fungsi dari desain menggunakan file pada komputer host untuk menentukan rangsangan, untuk berinteraksi dengan pengguna, dan membandingkan hasilnya dengan yang diharapkan. Namun, desainer yang paling meninggalkan pekerjaan ini ke simulator.

Hal ini relatif mudah bagi developer berpengalaman untuk menghasilkan kode yang mensimulasikan berhasil tetapi itu tidak dapat disintesis menjadi perangkat yang nyata, atau terlalu besar untuk menjadi praktis. Satu khususnya perangkap adalah produksi disengaja transparan kait daripada tipe-D sandal jepit sebagai elemen penyimpanan.

Satu dapat desain hardware di IDE VHDL (untuk implementasi FPGA seperti Xilinx ISE, Altera Quartus, Synopsys Synplify atau Mentor Graphics Designer HDL) untuk menghasilkan RTL skematik dari rangkaian yang diinginkan. Setelah itu, skema yang dihasilkan dapat diverifikasi menggunakan software simulasi yang menunjukkan bentuk gelombang input dan output dari sirkuit setelah menghasilkan testbench sesuai. Untuk menghasilkan testbench sesuai untuk sirkuit tertentu atau kode VHDL, masukan harus didefinisikan dengan benar. Sebagai contoh, untuk input jam, proses loop atau pernyataan iterasi diperlukan.

Titik akhir adalah bahwa ketika sebuah model VHDL diterjemahkan ke dalam "gerbang dan kabel" yang dipetakan ke perangkat programmable logic seperti CPLD atau FPGA , maka itu adalah perangkat keras yang sebenarnya sedang diatur, daripada kode VHDL yang "dieksekusi "seolah-olah pada beberapa bentuk chip prosesor.

 Dalam kebanyakan kasus, keputusan memilih dan menggunakan kode VHDL daripada kode Verilog atau SystemC, sangat tergantung pada pilihan perancang itu sendiri dan lebih kepada ketersediaan software pendukung serta kebutuhan perusahaan.

 Lebih dari satu dekade, terjadi perdebatan panjang yang tek berkesudahan diantara komunitas pengguna VHDL dengan Verilog. Mereka berdebat mengenai kode mana yang terbaik untuk digunakan dan kode apa yang lebih lengkap dalam hal aturan penulisannya. Memang diantara kedua kode tersebut memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Namun secara filosofi konsep, perbedaan dasar dari VHDL dengan Verilog adalah mengenai konteks dari kedua bahasa itu sendiri. Verilog berasal dari tradisi “bottom-up” yang telah sering digunakan dalam industri IC dalam hal rancangan dasar IC. Sedangkan kode VHDL dikembangkan lebih kepada persepektif “top-down”. Tentu saja, banyak perbedaan umum dan luas dalam konteks saat ini. Namun, secara jelas dan nyata, perbedaannya dapat terlihat pada syntax dasar dan metode dari kedua kode tersebut.

Hal tersebut memang bukanlah keunikan atau ciri khas VHDL. Namun, pada kenyataannya kode Verilog juga memiliki konsep sama walaupun hanya terdapat dalam sebuah “module”. Meskipun demikian, keungulan itu secara eksplisit didefinisikan dalam VHDL dan secara praktis digunakan bersama oleh rancangan multi- leveldalam VHDL. Pembagian sebuah model ke dalam beberapa bagian juga merupakan keuggulan lain dari VHDL. Misalnya, bagian interface (dalam VHDL dikenal sebagai “entity’) dan bagian kelakuan atau behaviour(dalam VHDL dikenal sebagai “architecture”). Bagian-bagian tersebut adalah pendekatan praktis yang luar biasa untuk bentuk model yang memiliki multiple behaviour dalam sebuah interface. Selain itu bentuk model tersebut memungkinkan terjadi pertukaran dan implementasi multiple secara terus menerus. Hal inilah salah satu pembeda VHDL dengan Verilog.

Entity merupakan salah satu contoh bentuk satu kesatuan dan terpisah dengan bagian yang lain. Untuk selengkapnya, beberapa uraian berikut akan menjelaskan tentang entity serta hal-hal yang terkait di dalamnya. untuk lebih jelas mengenai Entity silakan Lihat Entity pada VHDL